
Karena aku lihat matanya terpejam. Bahkan dia tidak lagi menghempas tangnku tapi malah melet-melet bibirnya sendiri, ketika melihat klitoris yang sudah menegang juga, aku hisap berkali-kali klitoris itu dan membuat Bu Dona mendesah “Aaauuggghh….OOOuuugghh….ayo…OB…oouugghhh.. ” Dari desahannya terdengar kalau ini bukan lagi pemerkosaan tapi memang sebuah permainan cerita dewasa.
Lama aku jilat dan aku hisap memek Bu Dona, kemudian aku jilat sampai kepinggir memeknya saat itu juga dia membelalakkan matanya dan menjerit kecil bahkan tubuhnya sampai terbangun ” Sudah OB…ayo…masukkkan sa…yang… ” Katanya begitu terus terang. Akupun merangkak sambil membuka bajuku kemudian aku tindih tubuh mulusnya yang setiap hari memang menggoda.
Di saat itulah aku masukkan kontolku kedalam memeknya yang sudah bash oleh jilatanku. akupun bergerak ke atas dan ke bawah, dengan kedua tangannya Bu Dona memegang lenganku bahkan kini dia memandang wajahku. Akupun mentapnya penuh nafsu sambil terus menggoyang tubuhnya dengan pantat yang sesekali aku putar di atas tubuhnya. Bu Dona kembali menutup matanya.
Dia benar-benar menikamti perminan sexku. Dengan sekuat tenaga aku hentakkan kontolku kemudian menggoyangnya dengan cepat dsan keras lagi, saat itulah kembali Bu DOna menjerit sambil mencakar-cakar punggungku ” Oouugggghh…ooouuugghh…ooouuuggghh….Sa..yang..nik…mat…ooouuugghh…aaagghh.. ” Dengan gerakan yang semakin kasar dan mantap aku mainkan memek BU DOna.
Kemudia aku merasa kalau akan segera menumpahkan larva maghmaku di dalam memeknya, semakin aku percepat gerakanku danakhirnya Bleees..croooot….ccrroooottt saat itulah aku dekap tubuh Bu Dona yang bebearpa kali sudah mencapai kenikmatan juga, diapun membalas dekapanku bahkan dia mengapitkan kedua kakinya pada pinggangku, sehingga aku terkulai di atas tubuhnya.
Deru air hujan masih terdengar. Tapi kami sama-sama bermandikan keringat, Bu DOna mendekap tubuhku yang terlentang di sampingnya kemudian dia berkata dengan penuh kelembutan. Sungguh beda dengan sikapnya sehari-hari ” Mulai hari ini kamu nggak boleh terlihat dengan cewek lain.. ” Katany penuh manja, akupun menggodanya dengan berkata ” Emang kenapa..” Kataku.
Bu DOnapun menengadah dan menatap wajahku ” Pokoknya awas kamu..mulai malam ini kamu jadi milikkku… ” Aku masih menggodanya ” Lalu gimana dengan Bu Dona yang songong … ” Diapun tersenyum dan memeluk tubuhku lebih erat, akhirnya ini bukan lagi menjadi cerita pemerkosaan namun menjadi cerita dewasa yang menjadi awal bagi kami untuk terus melakukannya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar